Kolaka, SATUSULTRA – Jenazah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh tiba di rumah duka, di Kelurahan Laloeha, Kabupaten Kolaka disambut lautan pelayat. Tangis haru pelayat turut mengantar jenazah dari dalam ambulans ke persemayaman di dalam rumah.
Bupati Kolaka H.Amri dalam sambutannya di rumah duka mengatakan, terakhir berkomunikasi dengan mendiang Haerul Saleh tiga hari sebelum kepergiannya. Ia mengungkap Haerul Saleh sebenarnya telah berniat pulang ke Kolaka untuk agenda peletakan batu pertama pembangunan mesjid.
Mesjid yang akan dibangun itu merupakan nazarnya saat masih duduk di DPR RI. Untuk mewujudkan nazarnya, ia meminta Bupati H.Amri mencari tanah untuk dibeli sebagai lokasi pembangunan mesjid.
“Tiga hari lalu beliau menelepon saya, minta dicarikan lokasi untuk bangun masjid. Saya sudah dapatkan lokasinya di sekitar Bandara Sangia Nibandera. Beliau berniat pulang ke Kolaka untuk peletakan batu pertama masjid itu sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ungkap Amri dengan nada getir.
Mewakili keluarga mendiang Haerul Saleh, Amri menyampaikan permohonan maaf almarhum, sekaligus meminta doa untuk mengantar kepergian salah satu putra terbaik Bumi Mekongga itu.
“Dengan segala hormat, saya atas nama keluarga menyampaikan permohonan maaf almarhum Haerul Saleh apabila dalam berinteraksi, bergaul, berkomunikasi dengan kita semua yang hadir di tempat ini, ada salah baik perkataan maupun tindakan,” tukasnya.
Haerul Saleh meninggal dunia dalam musibah kebakaran di kediamannya di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mendiang diterbangkan langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat carter ke rumah duka di Kelurahan laloeha, Kabupaten Kolaka. Pesawat mendarat di Bandara Sangia Nibandera, Kolaka, sekitar pukul 19.00 Wita. (*)
Reporter : Linri Merinda














Komentar