Gagalkan Penyeludupan Solar ke PT PLM, TNI Diapresiasi Masyarakat

Kendari, SATUSULTRA – Aksi menggagalkan penyelundupan solar subsidi ilegal ke PT Panca Logam Makmur (PLM) oleh anggota Korem 143 Haluoleo, mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Bombana.

Asdin, salah satu warga Bombana mengatakan penyelundupan solar subsidi ke PT PLM membuat masyarakat biasa kesulitan mendapatkan solar subsidi. Ia menduga perusahaan tahu yang dibelinya adalah solar subsidi ilegal, namun sengaja abai.

“Kami warga Bombana mengapresiasi tindakan intel Korem 143 HO dalam menggagagalkan penyeludupan solar subsidi itu,” kata Asdin, Minggu (6/8/2023).

Penyelundupan solar subsidi di dalam PT PLM itu tambahnya bukan hal baru. Hal itu berlangsung sejak dulu. Namun, pihak berwajib seolah tutup mata dengan aktivitas itu.

“Solar itu diperoleh dengan mengantri di SPBU. Kemudian dibawa ke perusahaan. Padahal di SPBU dan di perusahaan ada polisi yang jaga. Sehingga ini menjadi pertanyaan besar,” ungkapnya.

Penangkapan solar subsidi ilegal itu kata Asdin akan menguntungkan masyarakat, karena penyebab kelangkaan solar subsidi di masyarakat bisa diringkus.

“Sering terjadi kelangkaan solar selama ini, karena solar yang diperuntukan untuk masyarakat di bawa di perusahaan tambang emas itu,” jelasnya.Penangkapan itu juga akan membuat oknum nakal yang bermain dalam pusaran penyelundupan solar subsidi ilegal akan ketar-ketir.

“Semoga ada efek jera dengan penangkapan itu, sehingga masyarakat tidak kesulitan solar subsidi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pengawasan dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku penyeludupan sehingga solar subsidi betul-betul disalurkan kepada masyarakat.

“Langkah seperti ini terus dilakukan oleh APH agar tidak ada lagi yang menyalah gunakan solar subsidi ini,” tandasnya. (c)

reporter : Arsya

editor : Linri Merinda

Please follow and like us:
Pin Share

Komentar