Rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HUT ke-54, Antam UBPN Kolaka Tanam 82.000 Pohon

Headline263 views

Kolaka, SATUSULTRA – Sejak Februari 2022 PT Antam UBPN Kolaka telah menanam 32.000 pohon berbagai jenis, dan 50.000 bakau (mangrove). Penanaman puluhan ribu pohon tersebut merupakan rangkaian dari peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia pada 5 Juni dan HUT ke 54 PT Antam Tbk, pada 6 Juli 2022.

Penanaman 32.000 pohon dipusatkan pada area rehabilitasi lahan bekas produksi, di bukit Strada, tambang utara, PT.Antam Tbk kecamatan Pomalaa, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

General Manager PT Antam Tbk UBPN Kolaka Nilus Rahmat mengatakan Penanaman pohon dan mangrove masih dalam rangkaian memperingati HUT ke 54 PT Antam Tbk dan sejalan dengan komitmen Antam dalam melestarikan lingkungan dengan mengembalikan lahan bekas tambang melalui reklamasi sehingga bisa hijau kembali seperti sediakala.

Semangat ini juga yang memprakarsai program hari lingkungan hidup tahun 2022 serta dengan semangat mendukung presidensi G20 Indonesia oleh PT Antam Tbk. UBPN Kolaka. “Sebanyak 32.000 pohon ditanam pada area rehabilitasi lahan bekas tambang dan 50.000 mangrove ditanam area rehabilitasi pesisir IUP Operasi. Hal ini menjadi komitmen PT Antam Tbk UBPN Kolaka dalam melestarikan dan menciptakan lingkungan hidup yang harmonis,” Kata Nilus Rahmat, sekaligus memulai rangkaian kegiatan.

baca juga : ANTAM UBPN Kolaka Berbagi Sapi Kurban pada Desa dan Kelurahan di Pomalaa

Mine Environmental Management Assistant Manager PT Antam UBPN Kolaka Charles Andrianto mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan semangat Antam untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sesuai tema hari lingkungan hidup sedunia yakni “only one earth” yang dijiwai secara nasional “satu bumi untuk masa depan”.

Ia menjelaskan, pelaksanaan penanaman pohon telah dilakukan sejak Februari 2022 hingga secara simbolis pada Rabu (6/7/2022), manajemen PT Antam UBPN Kolaka, turut menanam pohon yang sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke 54 PT Antam Tbk.

Jenis pohon yang ditanam oleh Satuan kerja Mine Environmental Management di area bekas lahan tambang yang terdegradasi itu, 60 persennya merupakan jenis endemik di Sulawesi Tenggara diantaranya Cemara Laut (Casuarina Equisetifolia), Tirotasi (Astonia macrophylla), mangga-mangga (Buchanania arboreschens) dan kayu bitti (Vitex coffasus).

Penanaman 50.000 bakau atau mangrove, dilaksanakan di area pesisir IUP PT Antam Tbk, Kolaka, Rabu (6/7/22). Penanamannya dihadiri General Manager PT Antam Tbk UBPN Kolaka Nilus Rahmat, Business Support Senior Manager Ridho Anggoro KA, Para Manager, Assistant Manager serta Serikat Pekerja. (foto : PT Antam Kolaka untuk satusultra.com)

Sedangkan penanaman 50.000 bakau atau mangrove, dilaksanakan di area pesisir IUP PT Antam Tbk, Kolaka, Rabu (6/7/22). Penanamannya dihadiri General Manager PT Antam Tbk UBPN Kolaka Nilus Rahmat, Business Support Senior Manager Ridho Anggoro KA, Para Manager, Assistant Manager serta Serikat Pekerja.

Penanaman mangrove dilaksanakan sejak Maret 2022 dengan melibatkan 9 Karang Taruna di kecamatan Pomalaa. “Program Penanaman mangrove ini sejalan juga dengan komitmen Indonesia untuk turut serta dalam Climate Changes Action dan untuk mengurangi Emisi Karbon. Selain mendukung juga Presidensi G20 Indonesia, harapan kedepan bahwa pada saat pasca tambang nantinya akan terbentuk sabuk pesisir hijau di sepanjang pesisir area IUP PT Antam Tbk, UBPN Kolaka,” ujar Charles Andrianto. (c)

reporter : Arlin
editor : Linri

Komentar