Kolaka Timur, SATUSULTRA – Bupati Kolaka Timur Abd Azis dan rombongan mengunjungi Desa Awiu dan Taore di Kecamatan Aere, Selasa (26/12/2023). Menggunakan motor trail karena kondisi jalan rusak pada dua desa yang berbatasan dengan kabupaten Bombana dan Kolaka itu, bupati menunjukkan tekadnya untuk mengentaskan masalah yang dialami warga.
Pertama terkait kondisi jalan yang memprihatinkan. Bupati mengatakan, perbaikan jalan di Desa Awiu dan Taore terkendala statusnya yang masuk dalam kawasan Hutan Lindung. Namun sejak Oktober lalu melalui Bappeda, ia telah mengusulkan penurunan status hutan di Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH).
”Tetapi nanti akan diupayakan untuk diturunkan statusnya, tidak akan melanggar, biar bisa diturunkan anggarannya lalu dikerjakan. Yang jelas tidak ada yang tidak bisa, tergantung kemauan dan kolaborasi kita, agar infrastruktur di Koltim bisa dinikmati semua masyarakat,” sebutnya.
”Yang jelas, begitu statusnya turun dan bisa kita buatkan jalan, maka Pemda Kolaka Timur akan berusaha semaksimal mungkin agar jalan ke dan dari Awiu Taore ini tuntas dan mulus dilalui,” janjinya.
Diakuinya, dua desa ini memiliki potensi untuk dikembangkan. Dua desa ini ungkapnya diberkahi dengan berbagai macam tanaman unggulan yang tumbuh subur disepanjang jalan.
”Kenapa saya bersama rombongan turun langsung kesini, agar bisa mengetahui persoalan-persoalan mendasar warga. Sebenarnya, saya sudah lama ingin kesini (Awiu dan Taore), tapi baru hari ini bisa terwujud, terimakasih warga yang telah menyambut kami dengan ramah,” ujarnya.
Kedua, bupati Abd Azis menyahuti keluhan warga lainnya terkait ketiadaan Tenaga Kesehatan dan jaringan internet di Desa Awiu dan Taore. Selain itu warga juga mengeluhkan minimnya bantuan bibit dan pupuk, serta aliran listrik yang belum dinikmati sejumlah kepala keluarga di dua desa tersebut.
Merespon masalah Nakes, bupati akan menempatkan lulusan PPPK di dua desa ini. Kemudian selanjutnya, bagi warga yang telah lulus SMA, akan diberi beasiswa perkuliahan pada jurusan kesehatan, dengan ketentuan setelah lulus kuliah, harus kembali mengabdi di desa Awiu dan Taore.
Terkait bibit padi, Kadis Tanaman Pangan Koltim berjanji mulai Januari dua desa ini akan mendapatkan bibit gratis, juga termasuk penuntasan masalah pupuk.
Sedangkan jaringan internet, Kadis Kominfo Koltim I Nyoman Abdi menyampaikan, akses internet BAKTI yang sudah terpasang di kantor dua desa ini, mulai 2024 nanti akan ditingkatkan kapasitasnya dari 4 mbps menjadi 10 mbps, begitupun soal BTS Kominfo sedang dalam proses.
Pada kunjungan yang turut dihadiri Ketua DPRD Koltim Suhaemi Nasir, Ketua TP. PKK Koltim Hartini Azis, Kapolres Koltim AKBP Yudhi Palmi DJ, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa, Anggota DPRD Koltim, Camat Aere, sejumlah pimpinan OPD, serta unsur TNI Polri itu, bupati juga menyerahkan bantuan sosial pengendalian inflasi daerah, penuntasan kemiskinan ekstrim, penanggulangan kemiskinan dan korban bencana alam.
Di Desa Awiu bupati menyerahkan bantuan pada 57 penerima, sedang di Taore 107 penerima. Bantuan tersebut berupa beras masing-masing penerima 5 kg, minyak goreng 2 liter masing-masing penerima, gula pasir masing-masing 2 kg, dan susu masing-masing 3 kaleng. (*)
Reporter : Dhery Hermansyah
Komentar