Kendari, SATUSULTRA – Langit Sulawesi Tenggara (Sultra) Senin (27/4/2026) pagi, tak seperti biasanya. Ada pemandangan menarik yang tampak di langit biru. Atraksi demo di udara dan aksi terjun payung yang dilakukan penerjun dari matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU), yang dipersembahkan khusus di puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sultra, menjadi alasannya.
Decakan kagum dari wajah seluruh peserta upacara yang hadir pagi itu, nampak terlihat. Betapa tidak, upacara peringatan hari jadi Sultra tersebut, ditandai dengan demo udara yang memukau, ditambah aksi terjun payung yang melibatkan 18 penerjun dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dan Wanita Angkatan Udara (Wara). Yang lebih mengundang decak kagum, karena dari 18 penerjun yang melakukan atraksi, tiga diantaranya adalah Srikandi udara berpangkat Mayor.
Usai melakukan aksi udara yang apik, dua dari tiga perempuan udara itu, secara khusus menyerahkan buket bunga pada Arinta Andi Sumangerukka (Ketua Dharma Wanita provinsi Sultra) dan Isa Frilasari M. Tonny Harjono (Ketua PIA Ardhya Garini) sebagai simbol penghormatan.
Semarak puncak perayaan HUT Sultra, makin meriah karena adanya Semarak Dirgantara 2026 yang merupakan puncak perayaan HUT TNI AU ke-80.
Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, hadir pada upacara HUT Sultra, di Kota Kendari, Senin (27/4/2026).
Marsekal M. Tonny Harjono, memberikan apresiasi pada Pemerintah Provinsi Sultra, atas sambutan hangat yang diberikan kepada jajaran TNI AU.
“Tujuan dari acara Semarak Dirgantara ini untuk memperkenalkan masyarakat apa itu Angkatan Udara. Kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah tentara rakyat. Kami berjuang bersama rakyat, TNI kuat bersama rakyat, dan apa yang kami kerjakan untuk rakyat,” katanya.
Di kesempatan itu juga, KASAU mengungkapkan rencana besar TNI AU, untuk memperkuat pertahanan di wilayah Sultra, mengingat posisi Kendari yang berada di jalur strategis nasional (ALKI), pemerintah pusat berencana menempatkan alutsista dengan teknologi terbaru di Bumi Anoa.
“Wilayah Sulawesi Tenggara ini begitu strategis, ada di tengah Indonesia. Kami rencana akan dilengkapi dengan beberapa pesawat teknologi yang terbaru dan salah satu skuadron itu nanti akan ditempatkan di Kendari. Ini masih kita persiapkan,” ujarnya.
Pengembangan satuan tempur di Kota Kendari, dipastikan akan diikuti dengan penambahan jumlah personel secara signifikan.
KASAU menegaskan komitmennya untuk memberikan prioritas pada talenta lokal Sultra, pada proses rekrutmen prajurit TNI AU ke depan.
“Kami akan mengutamakan putra-putra daerah, putra-putra terbaik daerah untuk bergabung dengan Angkatan Udara, di didik di Angkatan Udara, nanti akan dikembalikan ke daerah Sulawesi Tenggara untuk membangun Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Sinergi antara TNI AU dan Pemprov Sultra itu, diharapkan tidak hanya memperkuat kedaulatan udara nasional, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia di Sultra.
Selain atraksi kedirgantaraan, TNI AU juga menggelar berbagai aksi sosial yakni pengobatan gratis, operasi katarak, bibir sumbing dan pemberian alat bantu bagi disabilitas serta penanaman pohon di wilayah Sultra. (*)
Reporter : Linri Merinda








![IMG-20250827-WA0083[1]](https://satusultra.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA00831-300x178.jpg)
Komentar