Kolaka, SATUSULTRA – Bupati Kolaka H.Amri melantik 8 Kadis di lingkup Pemkab Kolaka di aula Rujab Bupati Kolaka, Senin (16/3/2026), salah satunya Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Zainal Abidin. Bupati menegaskan Kominfo memiliki peran strategis sebagai juru bicara (Jubir) pemerintah. karena itu, ia meminta Kadis Kominfo untuk selalu “gila urusan”, dengan seluruh OPD lainnya.
Menurut bupati, Diskominfo harus berada di garda terdepan sebagai penyambung lidah pemerintah. Diskominfo, kata dia, harus lebih peka, lebih sensitif terhadap saran, kritik maupun masukan dari masyarakat Kolaka, terkait pemerintah maupun kebijakannya yang diampu oleh seluruh OPD. Inilah yang dimaksud bupati, atas makna gila urusan.
“Kominfo jadi Jubir Pemda. Saya berharap, telinganya pak Kadis harus lebih tipis, untuk dengarkan apa yang jadi keresahan masyarakat Kolaka di semua lini. Makanya saya bilang, kominfo harus gila urusan,” katanya.
Karena itu pula, Bupati menyerahkan pengelolaan aduan masyarakat Kolaka ke dinas Kominfo. Tujuannya, agar dinas tersebut mampu menjawab semua yang jadi keresahan atau pertanyaan masyarakat Kolaka, terkait kebijakan yang akan dan telah diambil atau diberlakukan oleh Bupati. Kominfo, kata dia, harus menyampaikan ke masyarakat, nomor kontak aduan pelayanan, sehingga pabila ada kebijakan yang tidak berpihak atau merugikan masyarakat, maka bisa dilaporkan via WhatsApp.
Satu poin penting lainnya yang ditugaskan bupati kepada Zainal yakni program andalan Kartu Beramal yang ia rasa belum terpublikasi secara masif ke masyarakat. Buktinya kata bupati, saat melakukan kunjungan ke masyarakat, ia beberapa kali mendapat pertanyaan terkait cara mendapat Kartu Beramal, termasuk keluhan warga yang mempertanyakan alasan tidak menjadi penerima manfaatnya.
“Termasuk 5 kartu Beramal yang kami hadirkan dari tahun lalu, ada 1 yang belum optimal yaitu publikasinya. Masih banyak masyarakat Kolaka yang bertanya, bagaimana dapat kartu tani beramal, pupuk beramal, kartu sehat beramal dan lain-lain. Saya berharap, Kominfo jadi organisasi gila urusan. Semua urusan kedinasan yang ada di OPD, Kadis Kominfo harus lebih tahu semuanya bersama anak buah,” jelasnya.
Bupati meminta khusus, agar dalam waktu dekat, Kadis Kominfo duduk satu meja dengan Kepala Bappeda, membicarakan janji politik yang telah resmi tertuang dalam program kerja bupati 5 tahun menjabat.
“Rencana jangka pendek, nanti duduk bersama kepala Bappeda. Kadis Kominfo, minta syarat untuk dapat kartu sehat, kartu tani dan pupuk beramal, kemudian publikasikan. Gunakan perangkat yang ada di bawah, ada lurah dan camat. Ruang itu tidak terbatas oleh Kominfo. Dimanapun bisa masuk. Makanya saya bilang Kominfo gila urusan,” tandasnya. (*)
Reporter : Linri Merinda











Komentar