Kolaka, SATUSULTRA – PT Vale. Indonesia tak henti menunjukkan komitmennya untuk Kabupaten Kolaka. Tidak hanya kebermanfaatan bagi daerah, tapi juga yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh anak sekolah. Teranyar, perusahaan tersebut menggelar lomba kreasi daur ulang sampah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), di Aula kantor kecamatan Pomalaa, Kamis (12/3).
Mengusung tema “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)”, PT. Vale Indonesia, merangkul tunas bangsa dari 4 Kecamatan di wilayah lingkar diantaranya Kecamatan Baula dan Pomalaa, untuk mengurai sampah menjadi nilai seni tinggi yang penuh kebermanfaatan bagi lingkungan.

Hasilnya, tercipta rompi dan rok yang menawarkan nilai seni tinggi, kendati bahannya dari serpihan sampah plastik bekas kopi sachet, yang telah digunting sekecil mungkin, hand bag dari bungkus mie instan hingga gantungan kunci yang juga telah dikreasi dengan memanfaatkan sampah plastik. Kreasi di atas merupakan daya imajinasi siswa-siswi SMP Antam Pomalaa.
Lalu bagaimana dengan siswa SD? Ada nama Novi, murid kelas 5 SD Antam Pomalaa, yang menyulap botol plastik menjadi gaun yang sangat cantik, dengan nuansa merah putih di bagian crop top dan rok. Ada pula Arsyilla Yumna dan Ratu Azzahra dari SDN 2 Tonggoni, yang berkolaborasi membuat rak buku dari palet kayu dan tempat pensil dari botol plastik.
Mereka semua unjuk gigi, menunjukkan kreatifitas, imajinasi hingga kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, pada lomba yang dihelat untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.
Manager Enviroment and Permit PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Firman Gunawan, mengatakan lomba kreasi daur ulang sampah dilaksanakan, dalam rangka merayakan hari peduli sampah nasional.
“Untuk kegiatan hari peduli sampah nasional ini, tidak hanya dilakukan di tingkat siswa, tapi ada juga di lingkungan internal. jadi di internal, untuk tahun ini kami ada juga lomba pengurangan sampah antar perusahaan ataupun kontraktor di bawah PT. Vale dan ada juga program tabung sampah,” katanya.
Khusus untuk program tabung sampah, kata Firman, para karyawan diminta mengumpulkan sampah yang bisa bernilai ekonomi, kemudian oleh PT. Vale diberikan atau ditukar dengan souvenir.
“Ada juga lomba dan quiz terkait pengetahuan pengelolaan sampah. Untuk eksternal seperti di masyarakat, kali ini kita ada lomba kreasi pemanfaatan barang bekas ataupun sampah menjadi barang yang bisa dimanfaatkan kembali,” jelasnya.
Lalu siapa jawara lomba tersebut? Setelah 3 dewan juri dari PT. Vale Indonesia berembug, para pemenangnya pun ditetapkan, untuk masing-masing tingkatan SD dan SMP.
Untuk tingkat SD, Novy Dwi Putri Marbun dari SDS 1 Antam Pomalaa, diputuskan sebagai juara pertama. Sementara juara kedua diraih Arsyila Yumna dan Ratu Azzahra dari SDN 2 Tonggoni.
Di tingkat SMP, juara pertama diraih Hasriana dan Risky Aulia dari SMPN 1 Baula, juara kedua diraih Marchvel Denis Dempa dari SMPS Antam Pomalaa. Juara ketiga diraih tim dari SMPS Antam Pomalaa yang terdiri dari Amara Lucialitahayu, WD. Kirana Putri Azalia, dan Revinka Ratu Christly. (*)
Editor : Linri Merinda













Komentar