Morowali, SATUSULTRA – PT Vale Indonesia Tbk bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah dan mitra PT Petrosea Tbk menggelar sosialisasi tanggap bencana bagi siswa sekolah dasar di wilayah desa binaan PT Vale IGP Morowali. Kegiatan berlangsung selama tiga hari (3–5 Februari 2026), dengan tema “Siap Siaga, Selamat Bersama: Anak Sekolah Tangguh Bencana.”
Sosialisasi dilaksanakan di SDN Dampala, SDN Siumbatu, SDN 1 dan 2 Onepute Jaya, serta SDN 1 dan 2 Bahomotefe. Para siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai potensi bencana, langkah mitigasi, serta cara bertindak aman saat keadaan darurat, khususnya menghadapi gempa bumi yang menjadi risiko utama di Sulawesi Tengah.
Para siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar, langkah mitigasi, serta cara bertindak aman saat terjadi keadaan darurat. Edukasi dirancang secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik usia sekolah dasar agar mudah dipahami dan diterapkan.
Tidak hanya menyampaikan materi secara konseptual, kegiatan ini juga diperkaya dengan simulasi dan praktik kebencanaan secara langsung, sehingga para siswa memperoleh pengalaman nyata mengenai langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dengan metode pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami, anak-anak diajak mengenali tanda-tanda terjadinya gempa bumi, memahami prosedur evakuasi yang benar, serta mempraktikkan sikap aman seperti drop, cover, and hold on. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme siswa, sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri mereka dalam menghadapi situasi darurat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Morowali, Mohammad Ridwan Mangkali, menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang.
Menurutnya, anak-anak adalah kelompok rentan, namun juga memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Dengan pemahaman dan latihan yang tepat, mereka mampu menyelamatkan diri sekaligus membantu orang lain.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT Vale dan PT Petrosea dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Morowali,” tambahnya.
Kepala SDN Siumbatu, Serno, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, manfaat sosialisasi dirasakan langsung oleh siswa maupun tenaga pendidik.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Anak-anak kini lebih percaya diri dan memahami cara bersikap saat terjadi bencana. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut,” katanya.
Community Development Officer Bahodopi, Salwa, mewakili manajemen PT Vale, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen PT Vale dalam mendorong keselamatan, ketangguhan, dan keberlanjutan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai fundamental perusahaan.
“Melalui edukasi sejak dini, kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar, kesiapan mental, serta keberanian untuk bertindak tepat saat darurat. Kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Program sosialisasi ini diharapkan mampu menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini, sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Kabupaten Morowali di masa depan. (*)
Reporter : Indri













Komentar