Kendari, SATUSULTRA – Musyawarah besar (Mubes) ke -IV Lembaga Budaya Muna, belum menghasilkan ketua terpilih. Hingga waktu menunjukkan pukul 22.43 Wita, situasi sidang masih berjalan alot. Belum juga penentuan siapa ketua terpilih, masing-masing masih berdebat soal siapa yang akan duduk dalam tim formatur. Saemu Alwi yang dipilih sebagai pimpinan sidang, mendapat “serangan” dari peserta karena tak kunjung tuntas menetapkan tim formatur.
“Pimpinan sidang, ini menjadi perdebatan. Makanya tentukan formatur baru. Dari itu, ditentukan tim perumus tentang arah kebijakan LBM ke depan. Supaya pimpinan sidang jangan berlama-lama,” kata Dekan Ilmu Budaya, Ahmad Marhadi dengan lantang.
Suasana pleno Mubes IV Lembaga Budaya Muna, Senin (18/5/2026) (Linri Merinda)
Sementara itu masih dari peserta, Dama, mengusulkan, agar Saemu Alwi menentukan siapa saja yang ada dalam tim formatur.
“Ditentukan dulu siapa yang hadir disini, dari paguyuban mana yang memilih, dewan pakar berapa? Paling sekitar 7 atau 8 orang. Tidak perlu diperdebatkan formatur. Yang penting jumlahnya ganjil. Kita belum bisa tentukan tim formatur. Saran kami, masukan saja pada penetapan yang memiliki hak suara siapa-siapa, baru siapkan siapa calon yang layak? Baru disiapkan di situ,” ujarnya.
Belum juga Saemu Alwi berbicara menenangkan jalannya suasana sidang yang makin gaduh, muncul lagi usulan dari peserta agar pimpinan sidang tidak menambah jumlah tim formatur seperti yang diusulkan, mengingat di awal rapat steering committee sudah sepakat dalam tata tertib (Tatib)
“Di awal rapat tadi sudah disepakati, yang masuk tim hanya 5 orang. Dalam Tatib sudah ditetapkan 5 orang di tim formatur. Jangan diubah lagi,” tambah Ahmad Marhadi.
Kesepakatan belum ditempuh hingga muncul usulan agar tokoh pemuda dan perempuan diberi hak suara untuk memilih ketua LBM.
Barulah ketika waktu menunjukkan pukul 23.05 Wita, Saemu Alwi akhirnya ketuk palu menentukan tim formatur yang akan memilih Ketua LBM yang baru, menggantikan Prof. Andi Bahrun, M.Agric yang oleh Ketua SC, Kadir Ole menetapkan bahwa sejak pukul 20.36 Wita, pengurus lama dinyatakan demisioner.
“Ketua tim formatur meminta tambahan dari tim pemuda dan tim wanita. Pada awalnya jumlahnya 5 orang, tapi ada catatan tambahan 2. Nanti ketua sidang yang putuskan. Jadi tim formatur telah terpilih, jumlahnya 5. Tambahan 2. Setuju?” tanya Saemu pada peserta forum yang kemudian diamini oleh seluruh peserta Mubes LBM.
Setelah mufakat, Saemu Alwi akhirnya ketuk palu menentukan tim formatur yang akan memilih ketua LBM periode selanjutnya. Tak berlangsung lama, La Ode Darwin masuk ruangan Mubes IV LBM dan tak lama setelahnya atau saat waktu menunjukkan pukul 23.05 Wita, ia ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua LBM Sultra periode 2026-2029. (*)
Komentar