Peduli Hak Konstitusional Pertambangan, Pusako FH Unsultra Helat Dialog Publik

Metro2151 views

Kendari, SATUSULTRA – Pusat Kajian Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara (Pusako FH Unsultra) menggelar bazaar yang dirangkaikan dengan dialog publik yang berlangsung di salah satu warkop di Kendari.

Dialog publik tersebut menghadirkan La Ode Muh. Taufiq, S.H., M.H, La Ode Hidayat, dan Dzulfijar, S.H sebagai narasumber. Dialog yang mengangkat tema “Hak-hak Konstitusional Warga Negara Pada Sektor Pertambangan” diikuti oleh berbagai lembaga internal maupun eksternal kampus.

Taufiq mengingatkan perlunya membangun pengawasan berbasis sistem, bukan berbasis Institusi yang saat ini terbukti tidak efektif. Selain itu, sentralisasi kewenangan dalam penerbitan izin usaha malah menjadi potensi korupsi yang besar.

“Itulah yang terjadi hingga saat ini,” ujar Taufiq.

Sementara itu, La Ode Hidayat menilai perlunya merefleksi diri bahwa ada kecenderungan diri yang menonjolkan sisi ekonomi.

“Ketika kita sudah mempunyai kekuatan untuk menentukan perubahan, lalu kemudian terdapat tawaran dan kenyamanan maka kecenderungan untuk terjun dalam potensi jurang yang gelap alias membelok ke tujuan awal untuk memperbaiki, itulah fakta yang ada di lapangan, dan inilah yang perlu di evaluasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dzulfijar lebih menekankan peran serta mahasiswa. Mahasiswa perlu untuk menyadarkan hak-hak Konstitusional khususnya kepada masyarakat awam, serta melakukan gerakan advokasi di tengah masyarakat.

Ketua panitia kegiatan, Ahmad Kasim berharap melalui diskusi publik, terbangun kesadaran hukum yang berkaitan dengan hak-hak Konstitusional warga di sektor pertambangan.

“Ini untuk mengingatkan, sekarang Sulawesi Tenggara ( Sultra ) telah menjadi ikon nasional dalam perbincangan sektor pertambangan” katanya.

Kasim juga menambahkan, bahwa mahasiswa saat ini tak cukup hanya berbicara saja pada tataran diskusi. Masyarakat menunggu aksi nyata mahasiswa dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.

Ia juga mengungkapkan, bazaar dialog tersebut merupakan kegiatan pra deklarasi pembentukan Pusako Fakultas Hukum Unsultra.

“Deklarasi rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli yang Insyaallah akan berlangsung di Kampus Unsultra,” tandasnya. (c)

reporter : Dhery Hermansyah
editor : Linri Merinda

Komentar